Pesan dan Nasihat KH Moh Zuhri Zaini dalam Haul Pendiri dan Masyayikh PP Nurul Jadid ke - 71


Assalamu'alaikum, berikut point2 yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo, al Mukarrom KH Zuhri Zaini pada acara Peringatan Haul Pengasuh PP Nurul Jadid, 22 Maret 2020, terbatas untuk Santri dan Pengurus. 

1. KH Zuhri bercerita ttg sebuah Pasukan yang dikirim Khalifah Sayyidina Umar ke Syam. Waktu itu Pasukan mendengar informasi bahwa di satu daerah yang akan dilewati terdapat sebuah Wabah yang sangat mematikan. Lalu sahabat ada yang berpendapat " Kita teruskan saja, kalau sudah takdirnya mati, ya mati"

Mendengar cerita ini Komandan pasukan berkata, jangan begitu. Mari kita bertanya kepada Sayyidina Umar. Singkat cerita ketika bertanya kepda Sayyidina Umar, Beliau menjawab " Pulanglah". Kita pergi dari satu Takdir menuju Takdir lainnya.

Dari cerita ini KH Zuhri lalu menyimpulkan, bahwa setiap manusia punya takdirnya masing-masing. Takdir yang diketahui manusia adalah peristiwa yang sudah terjadi. Sedangkan yang belum terjadi, maka kita tidak pernah tahu apa takdir kita. Oleh karena itu kita harus "Berikhtiar"

2. Kh Zuhri berkali kali menasehati, berkaitan dg kejadian virus Corona ini, Ikuti Prosedur Ahli Kesehatan yang paham terkait virus ini. KH Zuhri bercerita, setiap pulang dari luar dan ketika mau masuk rumah, beliau minta untuk disemprotkan desinfektan. Hal ini bukan menunjukkan beliau takut, tapi sebagai bentuk ikhtiar beliau dalam keadaan seperi sekarang. Tawakkal harus ada setelah Ikhtiar.

Beliau bercerita ttg seorang pengangguran yamg sdg santai-santai, lalu Sayyidina Umar bertnya kepdanya " Kamu ini apa?" Saya orang yang tawakkal, jawab orang tadi. Mendengar perkataan ini, Sayyidina Umar menegurnya " Bukan seperti itu Tawakkal". Tawakkal itu harus disertai ikhtiar terlebih dahulu

3. Tiap masjid punya keadaan dan kebijakan yang berbda. Di masjid Istiqlal ditutup untuk shalat Jumat, tapi di masjid akbar Surabaya tetap dilaksanakan dg shaf yang lebar (hampir 1 meter, cek saja foto dan videl yang beredar). Dalam keaadaan darurat seperti sekarang, Insyaallah tidak akan menghilangkam fadilah Shalat Jama'ah

4. Jangan Panik, Jangan Stres. Panik dan stress justru merupakan penyakit tersendiri. Tetap tenang, tapi tetal waspada, ikuti Prosedur ahli kesehatan

5. Makan dijaga, makan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan olahraga yang ringan-ringan.

6. KALAU TIDAK TERPAKSA, JANGAN KELUAR (RUMAH ATAU LAINNYA). ikuti Prosedur yang sudah ditetapkan

7. Memang Bersabar karena sakit akan mendapatkan pahala, tpi lebih baik cari pahala lain saja dalam keadaan sehat.

Wallahu A'lam
___
Sumber tulisan : Pesan Whatsapp dari pengurus PP Nurul Jadid 

No comments

Powered by Blogger.