Definisi Bucin Serta Beragam Macamnya

Definisi Bucin Serta Beragam Macamnya

Menjadi bucin bisa dibilang sebagai anugrah juga kutukan. Bucin bisa dimaknakan sebagai Budak Cinta maupun Butuh Cinta, tapi 2 2 nya tetap nestapa maknanya. Lalu gimana sih standar bucinisasi jaman sekarang ini? dan seperti apa saja model bucin yang marak berkeliaran? khususnya di malam minggu! 

Yuk, kita bahas macam-macam model bucin serta tipikalnya yang mimin rangkum dan dapat dari berbagai pihak. Langsung saja yuk!

1. Punya Pacar atau Gebetan

Prinsip utama dari ciri-ciri bucin adalah memahami bahwa si bucin ini—tentu saja—memiliki pacar atau, minimal, gebetan. Tanpa pacar atau gebetan, ‘terduga’ bucin tak bisa disebut ‘bucin’ karena tidak memiliki objek perasaannya.


2. Naksir Pacar atau Gebetan

Setelah diketahui bahwa ia memiliki pacar atau gebetan, seseorang bisa dianggap sebagai bucin kalau ia ternyata memang memiliki perasaan cinta terhadap pacar atau gebetannya tersebut. Sederhananya, kalau dia nggak naksir, ya ngapain jadi bucin???!!!

3. Lupa KK

KK, alias Kartu Keluarga, adalah dokumen resmi yang mencatat nama anggota keluarga, termasuk kamu dan kedua orang tuamu. Namun, kebanyakan bucin sepertinya lupa punya KK karena yang dia inget cuma jadwal kencan sama pacarnya. Bahkan, tanpa segan-segan, ia berani menolak permintaan ibunya demi bisa pergi dengan pujaan hati. Bener-bener berani, memang—berani menghadapi kemungkinan namanya dicoret dari KK!

4. Dompetnya Bolong

Ciri-ciri bucin selanjutnya adalah ia memiliki dompet yang bolong. Tentu saja, ini cuma kiasan. Artinya, seorang bucin akan rela membayar apa pun demi menyenangkan hati pacar atau gebetan. Pokoknya, urusan bayar makanan, beliin kado, beli jajan, bayar tiket masuk ke Dufan, nyumbang kondangan—semua tugasnya bucin, mylov~

5. Terlihat Sibuk… Pacaran

Seorang bucin adalah manusia yang paling susah diajak main dalam waktu lama bersama teman-temannya. Pasalnya, ia selalu saja tampak sibuk.

Sibuk pacaran, maksudnya.

Sering kali, ia berkelit dengan alasan-alasan menyebalkan semacam, “Aku mau nganter yayangku ke stasiun, dia pengin dadah-dadah sama kereta,” atau, “Aku hari ini harus nemenin yayangku di kos, soalnya dia lagi sedih banget habis nonton ulang film Toy Story yang terakhir.”

Yups, absurd ya, memang gak terlalu jelas juga bahasannya sih. Namun itu dia 5 macam Bucin yang kami dapat dari Mojok Institute, berbeda lagi dengan versi bucin dan klasifikasi dari netijen. Berikut beberapa detailnya yang berhasil mimin rangkum :

Bucin sejati

Selama 24/7 selalu bersama, nurut banget sama pacar, tapi giliran ke orang tua, kurang ajarnya luar biasa.

Bucin galau

Dunia berasa milik berdua, sampai lupa teman, bahkan keluarga. Cepat banget kehabisan duit karena dipakai buat manjain si pacar. Rela melakukan apa pun agar tak kehilangan pacaranya. Pacarnya cuek dikit, galaunya seharian.

Bucin malu-malu

Liat wajahnya di IG Story saja udah seneng. Buka-tutup hp, semoga ada notif dari dia.

Bucin punya prinsip

Namanya juga bucin, percaya sama mitos cinta tak harus memiliki. Tidak mau disuruh menyerah, pokoknya tetap cinta walau tanpa balasan.

Bucin pantang menyerah

Seorang bucin itu lemah banget kenyataannya. Mau waras sedikit, seringkali gagal gara-gara disenyumin sedikit.

Aku itu Bucin.....

Meski tidak dianggap, masih saja dikejar-kejar. Meski sudah dikecewain, masih saja bertahan. Meski cuma di-read doang, masih aja di-chat. Meski tahu kalau dirinya cuma di-php-in, masih saja sok kuat.

Hiksss.... perih ya!

No comments

Powered by Blogger.