Tingkatkan Kompetensi - KPI Unuja Kirimkan 2 Delegasi Dalam Bimbingan Teknik Radio di Malang


Sebagai wujud peningkatan kompetensi serta sarana menambah wawasan dan ilmu. Prodi KPI Universitas Nurul Jadid mengirimkan 2 delegasi dalam acara bimbingan teknik radio komunitas se-Jawa Timur bersama Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) dan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) di hotel Balava Malang

Dalam acara yang digelar pada tanggal 20-21 November tersebut. Prodi KPI yang diwakili oleh Sa'adatul Fitri serta Diana Khoiriyah juga turut ikut serta dalam event tersebut. Acara bimbingan tersebut menekankan kepada teknik penyiaran radio serta siaran sensitif gender dan ramah anak.

dalam event yang diadakan selama 2 hari tersebut, seluruh peserta  diajak berdiskusi dan berbicara tentang siaran sensitif gender dan ramah anak. KPPPA selaku penyelenggara juga menyebutkan bahwa penyelenggaraan acara ini untuk meningkatkan kesadaran serta pembekalan bagi penyiar radio komunitas se Jawa Timur agar bisa memilah dan menyajikan siaran yang menarik dan ramah anak.

Selain pelatihan dan bimbingan, acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi untuk jaringan radio komunitas yang tersebar di Jawa Timur. Tercatat hampir seratus delegasi turut hadir dalam acara tersebut yang datang dari berbagai radio komunitas yang ada di Jawa Timur.

Dari hal ini menunjukkan bahwa masih banyak radio komunitas yang masih aktif mengudara dan setiap harinya menyiarkan hal-hal positif meski populasi penimat radio mulai menurun. Sebagai media komunikasi yang cukup populer pada masanya, radio memilikimasa kejayaan yang terbilang cukup lama. Radio juga mengambil tempat dalam sejarah kemerdekaan negara ini sebagai media penyebar berita kemerdekaan dan proklamasi.

Meski seiring perkembangan teknologi, penikmat radio penetrasinya mulai menurun, tapi radio tetap memiliki pangsa dan penikmatnya tersendiri. Selain itu di era kebebasan komunikasi ini. Para penyiar radio diharapkan juga tetap menyiarkan hal-hal positif dan tidak ikut menyebarkan hoax seperti trend penyebaranhoax yang sempat marak akhir-akhir ini.


Output dari acara ini, jaringan radio komunitas se-Jawa Timur dapat turut aktif mengedukasi dan menyiarkan hal-hal positif dan ramah gender serta anak dan ikut menyemarakkan penyebaran berita positif dan menanggulangi penyebaran hoax secara bebas. (err)
___
Foto oleh Diana

No comments

Powered by Blogger.