Manyambut Hari Santri Nasional, Kecamatan Besuki Pecahkan Rekor Muri Makan Bersama 5000 Nasi Karak

Pemecahan rekor muri makan 5000 nasi karak


(Minggu/20/10/19) Sebagai runtutan acara perayaan Hari Santri 2019, sebuah rekor muri berhasil dipecahkan di Kecamatan Besuki, kabupaten Situbondo. Ya, hari minggu 20 Oktober yang lalu, ribuan santri berkumpul bersama di alun-alun kecamatan Besuki, guna turut berpartisipasi dalam acara pemecahan rekor muri makan 5000 buah nasi karak oleh santri.

Acara yang dibungkus dalam event Gebyar Hari Santri Nasional yang diadakan oleh MWC NU Besuki serta berbagai pihak pendukung lain tersebut juga turut dihadiri oleh wakil gubernur Jawa Timur, bapak Emil Elistianto Dardak.

Terpantau sejak pagii hari, ribuan santri dan masyarakat sudah hadir di sekitar alun-alun besuki menyambut acar pemecahan rekor muri ini. Kedatangan bapak wakil gubernur juga cukup menambah animo masyarakat yang hadir pagi itu. 

Walau daerah Besuki bisa dibilang sedang dalam masa kemarau dan sedang tidak dilanda hujan untuk waktu yang cukup lama, tapi panas terik matahari tidak mematahkan semangat para peserta dan ribuan santri yang hadir.

Nah, karena rekor muri yang dipecahkan adalah makan 5000 nasi karak, apakah kalian tau apa itu nasi karak?

Nasi karak atau yang kadang juga disebut nasi aking adalah makanan yang berasal dari sisa-sisa nasi yang tak termakan yang dibersihkan dan dikeringkan di terik matahari.

Nah, di acara ini 5000 bungkus nasi karak yang sudah panitia sediakan dinikmati bersama oleh 5000 santri dan masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. Meski terbuat dari nasi sisa, ternyata nasi karak memiliki cita rasa yang khas dan cukup identik dengan santri lo.

Wagub Jawa Timur hadir dalam pemecahan rekor muri makan 5000 nasi karak


Nah, apakah kalian turut andil dalam pemecahan rekor muri ini? apakah kalian pernah makan nasi karak? atau mungkin baru kali ini mendengarnya lewat tulisan ini? yuk sharing pengalaman kalian di kolom komentar ya! (er)
_____
Sumber gambar : 
Chandra (redaktur Be-eM School magazine)

No comments

Powered by Blogger.