Sensitif (Sebuah Prosa)



Namaku Rindi. Aku suka sekali kelinci. Entahlah, mungkin karena gigiku yang gingsul seperti kelinci. Aku orang yang sangat sensitif. Baik gigi, telinga, juga hati. Gigiku sangat sensitif akan air dingin dan makanan masam. Telingaku sangat sensitif dengan suara decitan sendok dan garpu yang digesek. Hatiku sensitif pada laki-laki. Amat sensitif.

Minggu lalu tepatnya hari Rabu. Aku pergi ke kantin berniat membeli susu hangat. Sudah kubilang susu hangat, namun yang diberi malah es susu. Aku terpaksa minum susu tersebut. Namun baru beberapa seruputan, gigiku langsung protes kesakitan. Akhirnya kubuang es susu tersebut. Lalu,  Aku mendengar suara sendok dan garpu yang digesek-gesek oleh Bu Kantin. Decitannya membuat telingaku sakit. Aku langsung lari, pergi dari kantin. Di tengah perjalanan menuju kelas, Aku menabrak seseorang. Murid ganteng nan idaman di sekolah tersebut. Kita terdiam sejenak.

"Hai," sapa lelaki itu.

Aku tak menjawab. Aku hanya menatapnya diikuti hatiku yang berbicara, "nanti aku sama cowo ini nikah pake adat jawa atau modern, ya? Aaaaaaa."

Sensitifnya diriku.


Selesai.
Sabtu, 9 Maret 2019


____
Ditulis oleh Lukman Hakim, Subang, 17 tahun. SMAN 1 CIASEM
IG : @naufalhakim123
Wattpad : @naufalhakim8

No comments

Powered by Blogger.